Tulisan Rhenald Kasali ini sudah sekitar satu tahun lalu dipublikasikan, tapi (tentu) masih relevan sampai saat ini. Semoga bermanfaat.
Oleh Rhenald Kasali
Di banyak negara, saya sering menyaksikan siswa sekolah atau mahasiswa
yang aktif berdiskusi dengan guru atau dosennya. Persis seperti yang
dulu sering kita lihat dalam iklan margarin pada tahun 1980-an, atau
gairah siswa Wellesley College yang kita lihat dalam film Monalisa
Smile.
Sewaktu mengajar di University of Illinois, saya kerap berhadapan dengan
anak-anak seperti itu. Karena materi yang harus diajarkan begitu
banyak, saya menjawab seperti kebiasaan guru di sini. ”Sebentar ya. Biar
saya selesaikan dulu.” Namun, anak-anak itu tetap tak mau menurunkan
tangannya sebelum dilayani berdiskusi.